Categories

Sabtu, 18 Agustus 2012

Contoh Kecil Dari DuMay


        “Teh, mau foto ya.”
          “Iya boleh, tunggu saja.”
          Kala itu langit cerah. Lukisan kapas putih terbentang dalam kanvas biru. Aku yang hendak berfoto di sebuah studio foto untuk persyaratan pendaftaran ekskulku di sekolah, ku dapati satu kejadian yang mungkin dialami oleh banyak dari pengguna DuMay khususnya facebook.
          Lelaki kurus itu berjalan sambil membawa selembar uang seratus ribu. Celana jeans rombeng yang dipasangkan dengan kaos hitam dan topi putih lusuh yang ia kenakan saat itu. Ia mendekati seorang wanita paruh baya yang sedang bertugas di studio foto yang baru saja menawarkanku untuk menunggu giliran.
          Dengan senyuman yang melesat dari bibir lelaki kurus itu, ia memulai percakapan dengan sang wanita.
          “Tukar uang, dong. Seratus ribu”
          “Pakai dua lembar lima puluh?”
          “Recehan aja.”
          Wanita berseragam lengkap, cantik dengan dandanannya yang pas. Mengambil uang yang akan ditukar dari kasir dengan wajah datar. Beberapa detik kemudian, lelaki kurus yang menggenggam uang seratus ribu itu mulai menggoda wanita tanpa nama tersebut.
          “Neng, nanti fotonya tambahin dong di fesbuk punya neng. Jangan Cuma enam. Hihi” senyumannya melesat lagi.
          “Apa sih.” Sinis si wanita sambil memberikan uang yang ditukar.
          “Makasih neng...” kali ini kedipan mata nakal lelaki kurus itu yang berhasil memancing kesal wanita cantik itu.
          Ah, sepertinya mereka telah saling kenal...

  #HATI-HATI PARA FESBUKERS KHUSUSNYA WANITA#Foto-foto yang anda pajang dapat diunduh dengan mudahnya oleh pengguna fesbuk... Atau memang anda sengaja memajangnya? ;)